Minggu, 07 September 2014

Sebelum Jadi Ingat, Sesudah Jadi Lupa

Politik adalah sebuah ilmu seni memperebutkan sebuah kekuasaan disuatu bangsa dan negara diseluruh dunia internasional. Seolah perebutan kekuasaan tidak lazim yang dilakukan oleh manusia demi tercapainya kemenangan kursi kekuasaan di suatu bangsa dan negara.

Dalam konteks kekuasaan sering kali para calon kandidat pemimpin di sebuah bangsa dan negara memiliki sebuah team relawan, team sukses dan team kerja untuk memenang si calon pemimpin agar menang bela-bela matian demi sebuah kemenangan yang ada pada si calon pemimpin. Lalu kenapa muncul tema sebelum jadi ingat, sesudah jadi lupa? Yups, biasanya orang kalau sudah jadi pemimpin biasanya lupa dengan team dibelakangnya dilupakan begitu saja bahkan malah di singkirkan begitu saja.

Pada awalnya selalu diajak mengobrol bareng, diskusi bareng dirumahnya, kajian dirumahnya dan ketemu bareng sebelum jadi lalu sesudah jadi pada akhirnya dilupakan dan diabaikan begitu saja. Sungguh ironis sekali tipikal seorang pemimpin yang melupakan jasa orang dibelakangnya supaya menang.

Jangan sekali-kalinya melupakan jasa orang yang dibelakang yang telah berjuang memenangkan calon kandidat pemimpin di suatu negara dan bangsa siapa tahu jasa orang itu bisa berguna, bermanfaat dan memberikan masukkan-masukkan kepada pemimpin yang menangnya dan minimal diajak bekerja di dalam pemerintahannya.

Penulis
R Cahyo Prabowo

Ayo, Kita Budayakan “Menulis dan Membaca”

Kata menulis dan membaca banyak masyarakat Indonesia masih sangat minim dan bahkan minat baca masih sangat kurang pengetahuan. Pada bulan agustus sd september 2014 yang dimana masa orientasi didik mahasiswa / mahasiswi baru mulai dilakukan dan dilaksanakan. 

Para mahasiswa dan mahasiswi baru sangat antusias dalam mencapai pendidikan yang lebih tinggi dan seorang mahasiswa/ i sangat lah perlu dalam budaya menulis dan membaca di Indonesia kalau perlu masyarakat kita harus pandai menulis dan membaca.

Ada pepatah bilang orang sukses, pejabat negara atau tokoh nasional pasti pada dasarnya ia menulis dan membaca apa saja yang ada didepannya dan membaca adalah jendela dunia kita serta hasil dari kita membaca bisa memperbanyak kosakata-kosakata dalam penulisan ilmiah.

Oleh karena itu sedini mungkin masyarakat Indonesia harus mampu menulis dan membaca guna mengurangi angka buta huruf yang terjadi pada saat ini di era arus globalisasi semakin modern. Pada realita sekarang zaman sekarang lebih mementingkan ke mall, hura-hura, foya-foya yang tidak jelas malah diutamakan sedangkan membaca dan menulis malah diabaikan dan dibiarkan begitu saja.

Mulai saat ini budayakan menulis dan membaca dalam hal apa saja dari hasil sebuah pemikiran dan kerja keras kita selama kita masih hidup dan bernafas.Tidak ada seorang pejabat negara / tokoh nasional tidak pernah menulis dan membaca dalam kehidupannya, pasti selama ia masih berkarya dalam kehidupannya pasti dasarnya menulis dan membaca untuk kehidupan masyarakat berbangsa dan negara serta kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Menuju Indonesia yang lebih baik, sangat penting menulis dan membaca, damai dan bersatu untuk lapisan masyarakat Indonesia, adil dan makmur, sejahterah.

Penulis

R Cahyo Prabowo


Tags:

Kamis, 04 September 2014

Kekuasaan Penuh Panggung Sandiwara

Politik adalah suatu ilmu seni berebut kekuasaan di suatu bangsa dan negara. Dalam konteks berebut kekuasaan, manusia saling berdebat, ngotot, tidak legowo, memiliki agenda setting yang dimana dalam perebutan kekuasaan di hiasi oleh panggung sandiwara yang dimaksud adalah biar rakyat terlena, rakyat dipengaruhi oleh si calon kekuasaan.

Negara Indonesia sendiri dahulu kala sebelum nama Indonesia ada masih tadinya sistem menggunakan monarki (kerajaan), berebut kekuasaan tidak pernah selesai dan tidak tuntas sampai muncul namanya Indonesia itu ada menggunakan sistem presidential berebut kekuasaan tidak pernah selesai dan penuh panggung sandiwara.

Indonesia ada bukan berasal dan terbentuk dari debat atau ngotot yang bersikap anak kecil atau hanya ada panggung sandiwara belaka saja tapi ada karena pemuda dan pemudi bangsa yang melakukan ada di dalam sebuah forum konferensi Internasional yang pendekatannya komunikasi efektifnya melalui kajian, diskusi, rapat, dan dialog.

Saran dan masukkan opini untuk Presiden RI dan Wakil Presiden RI baru periode 2014 sd 2019, anggota dewan, sampai dengan seluruh kepala daerah, duta besar kita diluar negeri lakukan pendekatan melalui komunikasi efektifnya dialog, kajian, diskusi, membuat forum konferensi Internasional di Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan suatu bangsa dan negara tercinta ini.

Menuju Indonesia yang lebih baik, maju, sejahterah, damai dan bersatu adil dan makmur.

Penulis

R Cahyo Prabowo

Kamis, 17 Juli 2014

Persaingan Ketat Menuju Kursi RI 1 dan RI 2 Istana Kepresidenan RI.

Pemilu presiden RI sudah lewat, tinggal menunggu kesepakatan hasil dari kantor KPU Pusat pada tangggal 22 juli 2014 dan ketok palu di Republik Indonesia. Masing-masing pasangan calon Presiden RI dan Calon Wakil Presiden RI periode 2014-2019 sudah berunjuk gigi berbagai saluran dan mengumumkan kemenangan. Persaingan dua kubu calon Presiden RI dan Wakil Presiden RI periode 2014-2019  memperketat menuju kursi RI 1 dan RI 2 di Istana Kepresidenan Republik Indonesia ini.
Akan tetapi semua keputusan dan kesepakatan ada pada tanggal 22 juli 2014 dari hasil KPU Pusat dan ketok palu untuk ke sahaannya. Setiap pasangan calon tidak boleh saling opini kemenangan dan penulis melihat secara pandang serta baca substansi 4 pilar kehidupan berbangsa dan negara dan juga secara konstitusi bahwa civil tidak bisa menjadi Presiden RI karena semua sudah diatur dalam 4 pilar kehidupan berbangsa dan negara sampai amandemen keberapa pun sudah sah mutlak yang aslinya diatur.
Indonesia adalah negara hukum, Indonesia memiliki panjang 2 juta km persegi, Indonesia adalah negara identitas baru bukan dari kisah pelanjut dari kerajaan masa lalu, Indonesia ada karena pemuda Indonesia bersatu dan berkumpul menjadi kesatuan forum konferensi Internasional di negara Eropa Barat, Negara Indonesia memiliki 4 otonomi khusus dan yang lain semuanya otonomi daerah yang membuat kebijakan disetiap masing-masing daerah.
Indonesia bukan budaya DEBAT dan Ngotot, kata siapa, siapa yang mengajarkan dan dalam subtansi mana bahwa Indonesia budayanya debat dan ngotot?itu salah besar Negara Indonesia memiliki dan mengajarkan nilai tata krama dan budi pekerti yang luhur, saling menghargai dalam kerukunan umat beragama, diskusi, kajian dan dialog bersama seluruh elemen lapisan masyarkat Indonesia sebagai bentuk komunikasi efektif masyarakat Indonesia.
Penulis
R Cahyo Prabowo

Kisruhnya Kekuasaan di Republik Ini

Pasca Pemilu presiden RI pada beberapa yang hari lalu tepat tanggal 09 Juli 2014, Masing-masing calon kandidat pemipin di negeri ini sudah melakukan jumpa pers kemenangan versi masing-masing diberbagai saluran media konvensional dan media online / media baru (new media). Padahal ketok palu belum diketok Dan belum ada jawaban hasil dari KPU pusat maka belum sah menjadi Presiden RI dan Wakil Presiden RI periode 2014-2019.

Penulis melihat dan mengamati diberbagai saluran media konvensional dan media online / media baru (new media) dan juga terjun langsung kelapangan bahwa kekuasaan kepemimpinan di negeri sendiri sangat kisruh dari zaman Indonesia kerajaan sampai terbentuknya negara yang melalui diskusi, kajian, dialog dan rapat rapat di konferensi dunia ini, kenapa demikian karena setiap insan manusia di negeri ini optimis sekali menjadi pemimpin.

Yang jadi pertanyaan sekarang adalah jika setiap orang ingin menjadi Presiden RI, lah yang jadi bawahannya siapa yang diisi? kalau kekuasaan di negeri ini kisruh terus entah sampai kapan waktunya akan berakhir kejawab semua kalau begini caranya atau ada unsur keserakahan kekuasaan kah?

Indonesia adalah negara hukum, Indonesia di pimpin bukan dari kalangan sipil, Indonesia memiliki luas 2 juta km persegi, Negara Indonesia banyak budaya, bahasa daerah, ras, suku dan agama serta pariwisata yang tidak kalah menarik dengan luar negeri yang begitu paling banyak pariwisata yang eksotik keindahan alamnya. Semoga Indonesia kedepan di pimpin bukan dari kalangan sipil dan harus menjadi bangsa yang besar.

Salam damai dan bersatu untuk semua lapisan masyarakat dan jangan melupakan 4 pilar kehidupan berbangsa dan negara.

Penulis

R Cahyo Prabowo

Budaya Debat dan Ngotot, Budaya Indonesia kah?

Pasca acara debat Capres dan Cawapres yang disiarkan langsung lewat media konvensional beberapa hari yang lalu bahwa memiliki dampak pengaruh kepada masyarakat. Karena masyarakat kita cenderung kalau memiliki masalah harus mesti debat dan ngotot padahal masyarakat itu sendiri salah harus debat dan ngotot untuk menghindari kesalahan yang telah di perbuat dan pada akhirnya orang tersebut kabur serta tidak meminta maaf atas kesalahan yang telah diperbuat.

Apakah budaya DEBAT dan NGOTOT adalah budaya kita? jawabannya adalah tidak dan bahkan bukan sama sekali di kehidupan masyarakat berbangsa dan negara.kata siapa, dalam substansi dan pengajaran mana komunikasi efektif manusia itu debat dan ngotot? siapa yang mengajarkan budaya DEBAT dan NGOTOT di Republik Indonesia ini?

Apakah juga acara debat beberapa hari yang lalu melalui media konvensional membawa pengaruh luar biasa masyarakat Kita?Ini sebuah fenomenal baru yang terjadi dan memiliki dampak pengaruh yang luar biasa bagi kehidupan masyarakat berbangsa dan negara serta perlu adanya kajian dan penelitian terbaru bahwa komunikasi efektifnya melalui debat dan ngotot????

Penulis sekali lagi memaparkan kesimpulan bahwa Budaya DEBAT dan Ngotot adalah bukan milik Indonesia dan juga bukan sebagai komunikasi efektif masyarakat Kita kalau memang memiliki masalah selesaikan permasalahan anda dengan cara tatap muka, musyawarah bersama seperti yang sudah diajarkan dan memiliki nilai yang terkandung dari Pancasila, duduk bersama dan dialog bersama kepada kedua belah pihak agar permasalahan yang ada diperbuat bisa di selesaikan secara bijaksana.

Penulis

R Cahyo Prabowo

Selasa, 24 Juni 2014

Sudahkah Komunikasi Politik dan Komunikasi Efektifnya Terganti Melalui Debat

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak yang saling memiliki umpan balik (feedback) interaksi kepada lawan bicara.

Pemilihan Presiden (PILPRES 2014) tinggal beberapa minggu lagi yang dimana, Para pasangan calon Presiden RI dan Wakil Presiden RI periode 2014-2019 sudah mulai melakukan orasi politiknya, kampanye terbuka, diskusi, dialog hingga DEBAT melalui berbagai saluran media, lewat menyapa komunikasi langsung kepada masyarakat luas.

Debat adalah suatu ajang baru komunikasi politik dan komunikasi efektif di Era modernisasi, Era Digitalisasi dan Era Keterbukaan Informasi Publik di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Trend Era modern, Debat adalah hal yang baru dalam komunikasi politik dan komunikasi efektif di Indonesia. 

Dalam suatu forum atau konferensi tingkat dunia Internasional namanya debat itu tidak digunakan dan tidak ada dalam membahas masalah, konteksnya adalah dialog didalam suatu forum,dialog kenegaraan, dialog kebangsaan, suatu acara, suatu konferensi tingkat dunia di seluruh belahan dunia itu ada.

Dialog sering digunakan sebagai para delegasi-delegasi perwakilan negara, dialog para pemuda pemudi bertemu menjadi satu wadah di dalam forum atau konferensi bergengsi di seluruh dunia internasional. Coba dibayangkan jika komunikasi politik dan komunikasi efektifnya melalui jalan debat?  yang ada bisa terpecah belah termasuk juga di dalam sebuah perusahaan atau di dalam sebuah organisasi.

Oleh karena itu, peran dialog sebagai salah satu komunikasi efektifnya dan komunikasi poltiknya yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. semoga Indonesia menjadi lebih baik, adil dan makmur.

penulis

R Cahyo Prabowo


Tags:

Indonesia Maju Jika Presidennya Pemberani,Tegas, Negarawan, dan Disegani Oleh Semua Pihak

Pemilu Presiden Republik Indonesia tanggal 09 juli 2014 yang tinggal menghitung hari dan tanggal 09 juli 2014 adalah moment bulan penuh berkah dan ampunan yaitu tepat pada bulan suci ramadhan. Masa depan Indonesia dan menentukan perubahan Indonesia ada ditangan pemimpin dan rakyatnya.

Sekarang bukan zamannya pencitraan belaka,berapi-api, retorika semata saja melainkan juga seorang pemimpin yang ingin menjadi Presiden RI harus mempunyai sikap tegas, wibawa, berani ambil risiko, pemberani, negarawan dan disegani oleh semua pihak termasuk pihak luar negeri.

Sudah saatnya Presiden Republik Indonesia yang ke 7 mempunyai sikap tegas, pemberani, negarawan, berani ambil risiko,berwibawa, dan negarawan sejati. Dalam memilih Pasangan Presiden RI dan Wakil Presiden RI  zaman dahulu dibandingkan zaman sekarang yang lebih simple, praktis, aktual, upto date, cepat, dan adanya sistem keterbukaan informasi publik. Jadi setiap masyarakat zaman sekarang mudah mengakses, mudah mengetahui, mudah menyalurkan opini dan wacananya melalui saluran media konvensional dan media online / media baru (new media), mudah dalam segala bidang dalam menyosong demokrasi yang lebih baik.

Semoga Presiden RI dan Wakil Presiden RI yang baru membawa dampak positif, tegas, pemberani, berwibawa dan negarawan sejati. Menuju Indonesia yang lebih baik, adil dan makmur.

Salam Penulis

R Cahyo Prabowo

Senin, 09 Juni 2014

Hidupku Hanya Menunggu Intruksi Atasan Atau Ingin Menjadi Pengusaha Sukses

Setiap orang punya jiwa kepemimpinan dan jiwa pekerja keras serta juga setiap orang memiliki cara pandang berbeda dalam berpikir dan bertindak. Setiap orang memang diharuskan untuk bekerja dikantor dan ada pula orang tersebut ingin menjadi pengusaha sukses yang notaben orang tersebut bekerja tidak mau menunggu instruksi dari atasan dan juga orang tersebut ingin mengembangkan bisnis perusahaannya yang banyak.

Menjadi pertaanyaan adalah pada kemana para fresh graduate yang tidak ingin menciptakan lapangan pekerjaan atau membuka perusahaan sendiri? malah hampir semuanya mencari pekerja hanya bekerja menunggu intrusksi dari atasan saja aja? atau kita bekerja selalu diperintah dan menunggu instruksi terus setiap saat.

Pasti setiap orang dalam hatinya kapan ya saya bisa menjadi pengusaha sukses atau menjadi konglomerat sukses yang banyak uangnya pada nanti uang tersebut kalau sudah cukup bisa digunakan untuk keluarga dan sedekah.

Selagi muda, selagi fresh mencari peluang yang kosong apa yang bisa kita kerjakan dan kita kelola yang baik hasil peluang atau apa yang bisa bermanfaat dan dicari banyak orang setelah itu kita jual produk kita kepada orang yang akan membeli kita. Tidak selamanya hidup kita hanya menunggu perintah dan instruksi dari atasan.

pesannya adalah jangan mudah menyerah, jangan mudah putus asa dan berani ambil keputusan resiko yang ada didepan mata kita, serta percaya pada diri sendiri dahulu dan melihat sekeliling sekitar kita ada peluang manfaatnya atau tidak.

penulis
R Cahyo Prabowo

Pemimpin Hebat Bukan Harus Jago Debat,Melainkan Juga Jago Dialog Dalam Kondisi Apa Pun

Dilihat dari cara pandang komunikasi, penelitian, pengamatan yang dilakukan lapangan, baca buku secara substansi peran dialog sangat banyak manfaat sekali bagi insan manusia diberbagai belahan dunia internasional apalagi dalam urusan kenegaraan dan hubungan diplomatik peran dialog sangat berguna sekali dalam mengambil langkah sikap dua insan manusia yang dipertemukan didalam satu forum, ruang rapat, konferensi tingkat tinggi di seluruh dunia internasional.

Dialog adalah suatu percakapan interaksi manusia yang melalui secara lisan atau tulisan antara dua orang atau lebih untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang ada disekitarnya, atau untuk cara menyelesaikan permasalahan disuatu negara dan bangsa.

Berbicara seorang pemimpin konteksnya sangat luas dan menyeluruh, seorang pemimpin banyak macamnya ada pemimpin yang merasa “Ngeboos”, Ada Pemimpin yang melakukan “Pencitraan”, ada seorang pemimpin yang ” Jago Debat” namun hasilnya nol, ada pemimpin yang “Bijaksana, Tauladan, Amanah dan berani mengambil risiko yang ada”, dan masiih banyak sekali typekal seorang pemimpin.

Berbicara soal permasalahan dan konflik di Indonesia sangat banyak, mulai dari tawuran, kriminalitas, pengangguran, berbau sara, pemerkosaan, pencabulan, kejahatan seksual sampai perebutan kekuasaan yang tak pernah kunjung tuntas dan usai.

Peran dialog sangat membantu dan memiliki manfaat yang sangat banyak untuk kehidupan berbangsa dan negara. Seorang pemimpin hebat bukan harus jago debat, melainkan juga jago dan mengkomunikasikan efektif pendekatan dengan cara dialog masyarakat, dialog kenegaraan dan dialog kebangsaan.

Penulis
R Cahyo Prabowo

Rabu, 21 Mei 2014

Pemimpin Itu Seperti Halnya Sebuah Lokomotif dan Truk Gandeng

Seorang pemimpin mampu mengendalikan,mengoperasikan jalannya suatu perusahaan atau yang menjalankan roda bangsa dan negara diberbagai belahan dunia. Hal paling kecil ialah seorang pemimpin didalam sebuah rumah tangga yang dimana seorang suami harus bisa memimpin, memberikan contoh yang baik dan memberikan kasih sayangnya kepada istri dan anak-anaknya. Kalau seorang pemimpin tidak bisa memimpin dalam hal kecil saja maka ibarat seperti lokomotif dan truk gandeng.

Kenapa dengan demikian seorang pemimpin itu seperti lokomotif dan truk gandeng??? lokomotif dan truk gandeng memiliki gandengannya dan gerbongnya jika tidak ada gandengan dan gerbong keretanya maka tidak jalan dengan lurus dan teratur begitu pula juga seorang pemimpin kalau seorang pemimpin negara ,pemimpin perusahaan atau pemimpin kepala rumah tangga tidak bisa mengayomi, mengatur, mengendalikan dan mengoperasikan dengan baik maka hasilnya pun juga kurang baik dan bahkan bisa berantakan kacau balau.

Banyak sudah kasus perceraian dalam rumah tangga yang dimana seorang suami (pemimpin rumah tangga) tidak mampu memimpin, mengendalikan rasa kasih sayang terhadap istri dan anak-anaknya pada akhirnya yang jadi korban adalah seorang anak dan istri dengan muncul kasus KDRT dalam rumah tangga. Dengan kasus seperti ini yang disalahkan siapa??

Pada dasarnya seorang pemimpin manapun  itu harus membawa, mengendalikan, mengayomi, wibawa dan mengoperasikan jalannya suatu perusahaan, rumah tangga serta sampai tingkat berbangsa dan bernegara serti halnya lokomotif dan truk gandeng yang sama-sama punya visi dan misi satu tujuan untuk bersama untuk kemajuan perusahaan,kemajuan bersama,kemajuan berbangsa dan bernegara.

Penulis
R Cahyo Prabowo

Tags:

Kopi Cap Liong Bulan, Mantul Juragan

  Indonesia adalah Negara Pancasila dan Negara Hukum, Indonesia memiliki 17508 Pulau dari Sabang hingga Merauke, Luas keseluruhan Indonesia ...