Rabu, 19 Desember 2012

Media Baru(new media) dan Perubahan Perilaku Manusia

Masyarakat modern, kehadiran teknologi komunikasi dianggap sangat penting karena era saat ini teknologi komunikasi pada masyarakat modern disebut media baru new media.

Menurut salah seorang pakar Ilmu komunikasi Van Dijk menyatakan bahwa salah satu bagian dari New Media adalah “Network Society”. “Network society” adalah formasi sosial yang berinfrastuktur dari kelompok, organisasi dan komunitas massa yang menegaskan bentuk awal dari organisasi dari segala segi (individu, grup, organisasi, dan kelompok sosial).

Dengan kata lain, aspek mendasar dari formasi teori ini adalah semua yang memiliki hubungan yang luas secara kolektifitas. Apa yang dimaksud dengan Network society juga menuai pendapat yang beragam dari masyarakat. Sebagian besar orang beranggapan bahwa sosial dan jaringan media adalah bentuk lurus dari organisasi.

menurut R Cahyo Prabowo mengenai media baru/new media/media online adalah suatu alat sebagai sarana komunikasi yang dimana saling berinteraksi,berpendapat, tukar informasi,mengetahui berita yang melalui saluran jaringan internet serta informasinya selalu terbaru secara kilat dan juga lebih efisien ringkas memberikan informasi kepada pembaca/khalayaknya. media baru/new media/ media online sangat berbeda jauh dengan media konvesional seperti radio, televisi,media cetak,media massa dll jangan di sama ratakan dengan media konvensial.jelas new media(media baru,media online) memiliki kecepatan melakukan sebuah interaksi,lebih efisien,lebih murah, lebih cepat mendapatkan sebuah informasi terbaru dan terupdate informasinya.

kelemahannya pada jaringan koneksi internet saja jika jaringan internet lancar dan cepat maka informasi yang di sampaikan kepada pembacanya dengan cepat serta harus ada juga koneksi internet dimana pun berada bersama media baru(new media/media online). 

Zaman keterbukan informasi seperti saat ini banyak sekali mengalami perubahan di suatu media.adapun yang kami riset penelitian tentang media seperti saat ini adalah media sosial.media sosial itu mempunyai peran penting berguna bagi kehidupan serta sebaliknya bisa melakukan suatu dampak perubahan perilaku manusia.

Pada dasarnya manusia sebelumnya tidak mengenal sosial media. lama kelamaan manusia memiliki perubahan dan juga kecenderungan memiliki sifat egoisme, narsisme, perilaku ganda yang dimiliki seseorang serta juga bisa menjadi tekanan psikis bathin manusia itu sendiri di jejaring sosial. 

ambil salah contoh studi kasus di jejaring media sosial adalah banyak masyarakat modern seperti saat ini melakukan tindakan yang di nilai sok sombong serta tekanan psikis bathin yang dimilikinya. misalnya ada seorang teman baru pulang dari luar negeri berlibur setelah itu upload foto di sosial media dan foto tersebut di lihat orang lain merasa bangga bahwa saya itu habis jalan-jalan keluar negeri padahal hanya orang bodoh aja yang mau upload foto itu.

ambil sample lain ada seseorang bahwa dia sudah menyelesaikan sarjana setelah itu foto wisudanya di upload di sosial media bahwa orang bisa melihat bahwa itu dia sudah menyelesaikan kuliah menjadi seorang sarjana.Akan tetapi penulis melihat seperti itu seperti anak kecil seharusnya jangan merasa ilmunya sudah tinggi padahal belum tentu memiliki kecerdasan ilmunya yang banyak.sungguh ironis sekali perubahan perilaku manusia seperti zaman ini.

kalau memang manusia itu cerdas dalam intelektualnya maka harus merendah.pepatah mengatakan seseorang manusia yang memiliki kecerdasaan ilmu yang tinggi dia akan semakin merendah biasa saja dan tidak sombong. ini lah yang terjadi perubahan perilaku manusia di media baru (new media). 

Media online / media baru (New Media) masuk kedalam kategori ilmu komunikasi massa. karena pesan yang disampaikan kepada khalayak lewat media online / Media Baru (New Media) 

Raden Cahyo Prabowo,Media Baru (New Media) sebagai Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Komunikasi massa,Jakarta 2012.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komunikasi Marah (Communication Angry)

Komunikasi suatu interaksi manusia yang memiliki umpan balik (feed back) kepada lawan bicaranya untuk membahas suatu masalah. Dalam melakuk...